

Sekali.id – Cafe 24 jam di Semarang paling banyak berkumpul di Semarang Tengah dan Selatan, di sekitar Simpang Lima, Pekunden, dan Mugassari. Untuk yang tinggal di atas, Gombel juga punya satu pilihan dengan suasana berbeda.
Lima kafe di bawah ini, Sobat Sekali, tercatat Buka 24 jam di Google Maps saat kami cek pada 2 Oktober 2026. Semuanya punya kisaran harga yang masih ramah untuk mahasiswa, kecuali satu.
Kisaran harga adalah tarif per orang yang dilaporkan pengunjung Google Maps. Rating dan jumlah ulasan juga diambil dari Google pada tanggal yang sama.
| Cafe | Area | Kisaran per orang | Rating Google |
|---|---|---|---|
| RV Cafe 24 Hours | Pekunden, Semarang Tengah | Rp75.000–100.000 | 4,5 (1.167) |
| ON Seven Coffee & Eatery | Mugassari, Semarang Selatan | Rp25.000–50.000 | 4,6 (363) |
| Ejaan Coffee House | Kembangsari, Semarang Tengah | Rp25.000–50.000 | 4,5 (375) |
| Headroom Coffee | Kaliwiru, Candisari | Rp25.000–50.000 | 4,5 (330) |
| Peacockoffie Gombel | Tinjomoyo, Banyumanik | Rp25.000–50.000 | 4,3 (383) |

RV Cafe di Jalan KH Ahmad Dahlan sudah memasang “24 Hours” di namanya. Dengan 1.167 ulasan, ini kafe 24 jam paling ramai dibicarakan di Semarang dalam daftar kami.
Harganya juga paling tinggi, Rp75.000–100.000 per orang, karena fokusnya makanan berat seperti steak dan sate. Cocok untuk makan malam yang telat, bukan sekadar ngopi.

ON Seven di Jalan Tri Lomba Juang dekat Simpang Lima jadi tempat kumpul yang praktis di pusat kota. Akun resminya baru memperkenalkan photobox bertema bakery di dalam kafe.
Kisaran Rp25.000–50.000 per orang dan dilaporkan oleh 132 pengunjung, jadi angkanya cukup bisa dipegang. Pilihan aman buat rombongan yang suka foto bareng.

Ejaan di Jalan Gajahmada punya dua lantai dan suasana yang lebih kalem. Kafe ini cocok buat yang datang untuk kopinya, bukan keramaiannya.
Kalau mau nugas sampai subuh, saya akan pilih Ejaan dibanding kafe lain di daftar ini. Ruangannya terbagi dua lantai, jadi peluang dapat kursi lebih besar.

Headroom di Jalan Sisingamangaraja punya ciri unik: akun resminya rutin mengajak pengunjung main mahjong di meja kafe. Nongkrong jadi lebih dari sekadar ngobrol.
Ratingnya 4,5 dari 330 ulasan, dengan 141 pengunjung melaporkan kisaran Rp25.000–50.000. Cocok buat geng yang butuh aktivitas bareng sampai pagi.

Peacockoffie di Gombel Lama membawa nuansa kayu dengan panel berukir. Lokasinya di jalur menuju Banyumanik, jadi pas buat warga Semarang atas yang malas turun ke kota.
Namanya gabungan coffee dan pie, sesuai menu andalannya. Datang malam, suasana Gombel yang sejuk jadi bonus.
Jalan Gombel menanjak dan berkelok, jadi hati-hati kalau naik motor larut malam. Pakai jaket karena udara di atas lebih sejuk dibanding pusat kota.
Semarang malam hari ternyata tidak pernah benar-benar tidur, tinggal pilih kursinya.