Kuliner Khas Jogja: 12 Makanan Wajib Coba dan Tempat Resminya

Nasi gudeg lengkap di Gudeg Sagan, Yogyakarta/Foto: Pinerineks/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Ada 12 kuliner khas Jogja yang paling layak dikejar. Daftarnya: gudeg, lupis, bakmi jawa, sate klathak, oseng-oseng mercon, nasi kucing dan kopi joss, wedang ronde, mangut lele, jadah tempe, thiwul, belalang goreng, dan bakpia. Untuk tiap menu kami memilih satu tempat yang punya kanal resmi atau profil Google Maps aktif, lalu mencatat jamnya.

Kriteria seleksi daftar kuliner khas Jogja ini sederhana: menu itu memang lahir atau paling mudah ditemukan di Daerah Istimewa Yogyakarta, tempatnya masih buka, dan alamatnya bisa dicek. Jam yang ditulis adalah catatan Google Maps per 6 November 2026, kecuali bila disebut tanggal lain.

Peta Kuliner Khas Jogja: Menu, Jam, dan Harga

Tabel ini dibaca dari kiri: pilih menu, lihat rasanya, lalu cocokkan jam buka dengan rencana harimu. Kolom harga hanya diisi bila ada sumber bertanggal; sisanya kami tandai “cek di tempat”.

MenuRasaTempat (area)JamHarga tercatat
GudegManis, gurihYu Djum (Wijilan)Tutup 22.00Rp6.000–35.000 (2020)
LupisManis legitMbah Satinem (Bumijo)Mulai 05.30Cek di tempat
Bakmi jawaGurih, berkuahMbah Gito (Kotagede)10.00–21.30Cek di tempat
Sate klathakGurih asinPak Pong (Pleret, Bantul)09.00–23.30Cek di tempat
Oseng merconSangat pedasBu Narti (Ahmad Dahlan)Mulai 16.00Cek di tempat
Nasi kucing, kopi jossGurih, berasapLik Man (Tugu utara)16.00–01.00Rp1.000–25.000/orang
Wedang rondeHangat jaheMbah Payem (Kauman)19.00–00.00Rp1.000–25.000/orang
Mangut lelePedas santanMbok Marto (Sewon, Bantul)Tutup 20.00Cek di tempat
Jadah tempeGurih manisMbah Carik (Kaliurang)Tutup 18.00Cek di tempat
ThiwulManis, legitYu Tum (Wonosari)06.00–20.00Rp20.000–27.000/kotak (2024)
Belalang gorengRenyah gurihPlayen, GunungkidulSiang hariRp25.000–35.000/toples
BakpiaManisBakpia Pathok 25Cek InstagramCek di toko
Jam: Google Maps 6 Nov 2026 (Lik Man dan Mbah Payem 7 Okt 2026, Yu Tum 6 Okt 2026). Harga: Visiting Jogja 2020 (gudeg), laporan pengunjung Google Maps (Lik Man, Mbah Payem), Harian Jogja Des 2024 (thiwul), Okezone dan detikJogja 2025–2026 (belalang).

Dari jam itu, urutan sehari yang masuk akal dimulai dengan lupis saat subuh dan gudeg untuk sarapan. Bakmi cocok untuk makan siang dan mangut lele sebelum pukul 20.00, lalu tutup hari dengan sate klathak atau angkringan. Thiwul, belalang, dan jadah tempe lebih cocok dibeli saat perjalanan ke Gunungkidul atau Kaliurang.

Sarapan dan Makan Siang di Kota Jogja

1. Gudeg di Gudeg Yu Djum

Gudeg adalah nangka muda (gori) yang dimasak lama dengan gula jawa dan santan. Portal Visiting Jogja milik Dinas Pariwisata DIY menyebut Yogyakarta dijuluki Kota Gudeg karena menu ini mudah ditemukan dari pagi sampai malam.

Halaman yang sama mencatat warung asal Yu Djum ada di Jalan Kaliurang Km 4,5, Karangasem, dengan resep yang diwariskan empat generasi. Kini nama Yu Djum dipakai beberapa cabang, dan dua yang paling ramai di Google Maps ada di Jalan Wijilan nomor 167 dan 31.

Baca Juga:  10 Coffee Shop WFC di Malang yang Nyaman, Wi-Fi Kencang & Banyak Colokan

Gudeg Yu Djum bergaya kering, jadi lebih tahan untuk dibawa pulang dalam besek atau kendil. Harga Rp6.000–35.000 di kartu bawah adalah data 2020, sehingga besar kemungkinan sudah naik.

Info resmi Gudeg Yu Djum

AlamatJl. Wijilan No. 167, Panembahan, Kraton, Yogyakarta (cabang lain: Jl. Wijilan No. 31, Jl. Mayjen Sutoyo No. 60, Jl. Laksda Adisucipto Km 9)

Jam bukaWijilan 167 tutup 22.00, Wijilan 31 tutup 00.00 (Google Maps, 6 Nov 2026)

Makan di tempat, mulaiRp6.000 (kisaran Rp6.000-35.000, data 2020) — Sumber: Visiting Jogja (Dinas Pariwisata DIY), per 2020-08-24 (visitingjogja.jogjaprov.go.id)

Paket oleh-oleh, mulaiRp35.000 (kisaran Rp35.000-180.000, data 2020) — Sumber: Visiting Jogja (Dinas Pariwisata DIY), per 2020-08-24 (visitingjogja.jogjaprov.go.id)

Telepon0821-3869-7888 (Wijilan 167)

WhatsApp0851-0250-0500

ResmiInstagram · Google Maps

Diverifikasi 2026-11-06: alamat, jam, dan tautan dari sumber resmi; harga mengikuti sumber dan tanggal masing-masing. Harga dan jam layanan bisa berubah — cek kanal resmi usaha sebelum datang.

Unggahan terbaru akun resminya pada 4 November 2026 memperlihatkan paket gudeg yang mereka jual sekarang. Cek daftar cabang di bio akunnya sebelum berangkat.

Lihat unggahan ini di Instagram

Ingin membandingkan gaya gudeg basah dan kering dari warung lain? Kami sudah membahasnya di daftar gudeg Jogja yang enak menurut jam makan.

2. Lupis di Lupis Mbah Satinem

Lupis adalah ketan yang dikukus dalam daun pisang, dipotong, lalu disiram juruh gula jawa dan kelapa parut. Lapak Mbah Satinem di Jalan Bumijo, Jetis, menjual lupis bersama cenil, tiwul, dan jajanan pasar lain.

Datanglah sebelum pukul enam. Google Maps mencatat lapak ini buka mulai 05.30, dengan 2.473 ulasan, dan topik ulasan terbanyak adalah antrean. Pada 6 November 2026 (Jumat) Maps menandainya tutup dan baru buka lagi Sabtu.

Ulasan dua bulan terakhir menyebut Mbah Satinem sudah tidak ikut berjualan karena usia, dan kini anaknya yang melayani. Kuah gulanya disebut tetap kental dengan sedikit rasa gosong.

3. Bakmi Jawa di Bakmi Jowo Mbah Gito

semangkuk bakmi godhog jawa berkuah dengan suwiran ayam, telur, kol, dan bawang goreng di Bakmi Jawa Harjo Geno, Yogyakarta
Bakmi godhog di Bakmi Jawa Harjo Geno, Yogyakarta/Foto: Midori/Wikimedia Commons (CC BY 3.0)

Bakmi jawa dimasak per porsi, baik godhog (berkuah) maupun goreng, jadi siapkan waktu menunggu saat warung ramai. Mbah Gito di Kotagede termasuk yang paling banyak diulas, yaitu 16.751 ulasan dengan rating 4,4 di Google Maps.

Bio Instagram resminya menegaskan warung ini tidak membuka cabang. Jadi bila menemukan “Mbah Gito” di alamat lain, itu bukan warung yang sama. Pesanan terakhir diterima pukul 21.30.

Reel terbaru akun resminya pada 28 Oktober 2026 bisa jadi gambaran suasana warung sebelum kamu datang.

Lihat unggahan ini di Instagram

Makan Malam sampai Dini Hari

4. Sate Klathak di Sate Klathak Pak Pong

potongan daging kambing sate klathak bertusuk jeruji besi di atas piring berkuah gulai, Bantul
Sate klathak bertusuk jeruji besi khas Bantul/Foto: Danangtrihartanto/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Sate klathak adalah sate kambing muda berbumbu garam yang dibakar dengan tusuk jeruji besi, biasanya disajikan dengan kuah gulai. Sentranya di Jejeran dan Wonokromo, Pleret, Bantul, sekitar setengah jam dari pusat kota.

Pak Pong adalah nama yang paling sering diulas, dengan 30.246 ulasan Google Maps untuk lokasi pusatnya. Ada beberapa warung lain bernama Pak Pong di sekitar Jejeran, jadi pastikan tujuan di peta adalah Jalan Sultan Agung nomor 18.

Info resmi Sate Klathak Pak Pong

AlamatJl. Sultan Agung No. 18, Jejeran II, Wonokromo, Pleret, Bantul (timur Stadion Sultan Agung)

Jam bukaSetiap hari 09.00-23.30 (Google Maps, 6 Nov 2026)

WhatsApp0811-2645-251

ResmiInstagram · Tiktok

Diverifikasi 2026-11-06 dari sumber resmi; harga dan jam layanan bisa berubah — cek kanal resmi usaha sebelum datang.

Pilihan warung klathak lain, termasuk yang buka sampai pukul satu dini hari, ada di daftar sate klathak Jogja per kawasan.

5. Oseng-Oseng Mercon di Bu Narti

oseng-oseng mercon berbumbu cabai merah dengan daun kemangi dan irisan mentimun di piring putih
Oseng-oseng mercon pedas dengan irisan mentimun/Foto: Enokdindasr/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Oseng-oseng mercon adalah tumisan tetelan dan kikil sapi dengan cabai rawit dalam jumlah banyak. Namanya diambil dari mercon (petasan) karena pedasnya terasa meledak di mulut.

Warung Bu Narti di Jalan KH Ahmad Dahlan nomor 107 buka mulai pukul 16.00. Di Google Maps ratingnya 3,8 dari 9.933 ulasan, paling rendah di daftar ini, tetapi jumlah ulasannya menunjukkan warung ini tetap jadi tujuan utama pencari pedas.

Untuk dibawa pulang, ada toko “Pusat Kaleng” di Jalan Ngeksigondo nomor 8 yang tutup pukul 21.00.

6. Nasi Kucing dan Kopi Joss di Angkringan Lik Man

Sate usus, telur puyuh, dan bakso di gerobak angkringan
Aneka sate di gerobak angkringan Yogyakarta/Foto: Aqilla Rahmi/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Nasi kucing adalah nasi sekepal berlauk sambal teri atau oseng tempe yang dibungkus daun pisang, dijual di gerobak angkringan bersama sate usus dan telur puyuh. Kopi joss adalah kopi panas yang dicelup arang membara.

Halaman Visiting Jogja tentang angkringan Lik Man menyebut lapak ini sebagai pelopor kopi joss. Lokasinya di sisi utara Stasiun Tugu, Jalan Poncowinatan nomor 7, buka 16.00–01.00 menurut Google Maps (7 Oktober 2026).

Harga yang dilaporkan 96 pengunjung di Maps adalah Rp1.000–25.000 per orang. Lik Man juga punya lapak di Selasar Malioboro, Jalan Pasar Kembang nomor 3.

7. Wedang Ronde di Ronde Kauman Mbah Payem

Semangkuk wedang ronde dengan kolang-kaling dan kacang
Wedang ronde di Malioboro/Foto: Daniatin/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Wedang ronde adalah kuah jahe hangat berisi bola ketan isi kacang, kolang-kaling, dan kacang sangrai. Minuman ini paling enak setelah makan pedas atau saat Jogja diguyur hujan.

Baca Juga:  Kuliner Khas Gunung Kidul: Menu, Harga, Tempat

Ronde Mbah Payem ada di Jalan Kauman, Ngupasan, tidak jauh dari Alun-Alun Utara. Google Maps (7 Oktober 2026) mencatat jam 19.00–00.00, kecuali Selasa yang tutup pukul 22.00, dengan harga Rp1.000–25.000 per orang menurut 54 pelapor.

Kuliner di Luar Kota: Bantul, Kaliurang, Gunungkidul

8. Mangut Lele di Dapur Asli Mbok Marto

Mangut lele adalah lele asap yang dimasak dengan kuah santan pedas. Warung yang paling dikenal ada di Sewon, Bantul, dan di Google Maps tercatat sebagai “Mangut Lele Dapur Asli Mbok Marto Ijoyo” di Jalan Sewon Indah.

Google Maps mencatat rating 4,5 dari 7.359 ulasan, dan warung tutup pukul 20.00. Ada listing lain bernama Mbah Marto di Jalan Parangtritis Km 14,5 Patalan dengan ulasan jauh lebih sedikit; hubungan keduanya belum bisa kami pastikan. Kami juga belum menemukan foto berlisensi untuk menu ini.

9. Jadah Tempe di Mbah Carik, Kaliurang

tangan memegang jadah ketan putih dan tempe bacem dalam pincuk daun pisang di Kaliurang
Jadah tempe dalam pincuk daun pisang, Kaliurang/Foto: Pike Santoso/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Jadah tempe adalah ketan gurih yang ditumbuk padat, dimakan bersama tempe atau tahu bacem yang manis. Paduan gurih dan manis ini menjadi camilan wajib di kawasan wisata Kaliurang, lereng Merapi.

Google Maps mencatat “Jadah Tempe Mbah Carik Pertama” di Jalan Astomulyo nomor 50 dengan 2.021 ulasan dan rating 4,6. Cabangnya di Jalan Kaliurang Km 15, Degolan, punya rating sama dari 2.095 ulasan Google Maps. Keduanya tutup pukul 18.00, jadi rencanakan mampir sebelum turun dari Kaliurang.

10. Thiwul di Gathot Thiwul Yu Tum

Thiwul manis bertabur kelapa parut dan gula merah di atas daun pisang
Thiwul manis dengan kelapa parut dan gula merah/Foto: Fido Cahya/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Thiwul dibuat dari gaplek atau singkong kering, dan dulu menjadi pengganti nasi di Gunungkidul. Versi manisnya ditabur kelapa parut dan gula merah.

Yu Tum kini berjualan di rumah produksinya di Jalan Tawarsari nomor 2, Wonosari, buka 06.00–20.00. Banyak daftar lama masih menulis alamat Jalan Pramuka, padahal outlet sudah pindah. Harga per Desember 2024 menurut Harian Jogja: thiwul original Rp20.000 dan varian lain sampai Rp27.000 per kotak.

11. Belalang Goreng di Jalur Jogja–Wonosari

Belalang goreng kecokelatan dengan kaki masih utuh di atas piring
Walang goreng khas Gunungkidul/Foto: Danangtrihartanto/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Belalang kayu digoreng kering sampai renyah, dan rasanya sering disamakan dengan udang. Penjualnya berderet di Jalan Jogja–Wonosari, terutama sekitar hutan Wanagama dan Tahura Bunder di Playen.

Harga per toples berkisar Rp25.000–35.000 pada 2025–2026 menurut laporan Okezone dan detikJogja. Saat membeli, lihat dasar toples: Agustus 2026 Disparekrafpora Gunungkidul meminta pedagang mencantumkan berat bersih setelah ada toples yang diganjal kardus (detikJogja). Menu Gunungkidul lain, dari sego abang sampai seafood pantai, ada di panduan kuliner khas Gunung Kidul.

Oleh-Oleh yang Tahan Dibawa Pulang

12. Bakpia Pathok di Bakpia Pathok 25

lima butir bakpia pathok berkulit tipis kecokelatan di dalam kotak kardus beralas kertas
Bakpia pathok dalam kotak oleh-oleh Jogja/Foto: Sibiru45/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Bakpia adalah kue bulat berkulit tipis berisi kacang hijau, dan kawasan Pathuk di Kota Jogja menjadi asal sebutan “bakpia pathok”.

Bakpia Pathok 25 punya akun Instagram resmi dengan sekitar 141 ribu pengikut yang memuat info produk dan outletnya. Situs resminya tidak bisa dibuka saat kami cek 6 November 2026, jadi harga per kotak sebaiknya ditanyakan langsung di toko.

Reel terbaru akun resminya pada 5 November 2026 menunjukkan produk yang sedang mereka tawarkan.

Lihat unggahan ini di Instagram

Bakpia basah umumnya hanya tahan beberapa hari, jadi beli di hari terakhir. Untuk perjalanan jauh, gudeg kaleng lebih aman: akun resmi Gudeg Wijilan Bu Hj. Rini mengklaim gudeg kalengnya awet sampai satu tahun, sedangkan Gudeg Mbok Lindu menjual gudeg beku yang dikemas vakum (dicek 4 Oktober 2026).

Jam warung legendaris sering berubah tanpa pengumuman, terutama saat libur panjang. Buka Google Maps atau akun resmi tempat tujuan pada pagi hari sebelum berangkat, karena satu pengecekan singkat lebih murah daripada perjalanan setengah jam ke warung yang tutup.

Baca Lainnya 😉