Bagasi Pesawat Kabin dan Tercatat Nataru: Batas per Maskapai

Area check-in Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta/Foto: Craig (Pizzaboy1)/Wikimedia Commons (domain publik)

Berapa kg batas bagasi pesawat kabin saat Nataru 2026/2027? Jawabannya 7 kg di Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, dan AirAsia. Pembedanya ada di bagasi tercatat gratis rute domestik. Garuda ekonomi paling longgar, yaitu 1 koper hingga 23 kg untuk tiket terbit mulai 1 September 2026. Citilink A320 memberi 15 kg, sedangkan Lion Air dan Citilink ATR hanya 10 kg.

Artinya, keluarga yang pulang kampung dengan koper besar dan kardus oleh-oleh paling mungkin kena biaya tambahan di Lion Air. Semua angka di bawah dicek pada 6 November 2026 dari situs resmi, siaran pers maskapai, atau media yang mengutip siaran pers. Bila sebuah angka tidak bisa diverifikasi, kami menulisnya terang-terangan.

Tabel Bagasi Kabin dan Tercatat per Maskapai

MaskapaiBagasi kabinTercatat gratis (domestik)Beli tambahanSumber
Garuda ekonomi7 kg1 koper maks 23 kg (tiket terbit mulai 1 Sep 2026); tiket lama 20 kgKoper 23–32 kg dibayar di bandara; koper ekstra bisa dibeli di mukaSiaran pers Garuda, 13 Jul 2026
Citilink A3207 kg, 56×36×23 cm15 kg; 20 kg bila login LinkMilesTarif per kg tidak dipublikasikan di halaman terbukaBisnis.com, 5 Mar 2026
Citilink ATR7 kg, 41×34×17 cm10 kgTarif per kg tidak dipublikasikanCNBC Indonesia, 12 Sep 2026
Lion Air7 kg, 40×30×20 cm10 kg (tiket dibeli mulai 17 Jul 2025)Pre-paid baggage di situs/aplikasi; tarif per kg tidak dipublikasikanSiaran pers Lion Air via Bloomberg Technoz, 3 Jul 2025
AirAsia7 kg total: tas utama 56×36×23 cm + tas kecil 40×30×10 cmMengikuti paket tarif yang dipilihKabin berlebih wajib dicatatkan dan dikenai biayaAirAsia Newsroom, 8 Agu 2024
Ukuran kabin Citilink dari arsip situs resminya (30 Jan 2024); ukuran Lion Air dari halaman bantuan grup Lion Air. Dicek 6 Nov 2026.

Perubahan terbesar tahun ini datang dari Garuda. Menurut halaman kebijakan bagasi baru Garuda Indonesia, jatah kini dihitung per koper (Piece Concept) untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026. Tiket yang terbit sebelum tanggal itu tetap memakai hitungan berat lama, yaitu 20 kg untuk ekonomi domestik.

Baca Juga:  Liburan Eksotis di Pantai Cipanarikan, Permata Tersembunyi Ujung Genteng

Siaran pers Garuda tanggal 13 Juli 2026 merinci jatah barunya. Kelas bisnis dan first domestik mendapat 2 koper dengan berat maksimal 32 kg per koper. Batas 23 kg itu berlaku per koper, jadi satu koper 26 kg tetap kena biaya heavy bag walau penumpangnya hanya membawa satu koper.

Koper dan tas kabin tersusun di dalam bagasi kabin atas pesawat Airbus yang terbuka
Koper kabin tersusun di bagasi kabin pesawat/Foto: Mattes/Wikimedia Commons (domain publik)

Di Citilink, angka 15 kg baru kembali berlaku untuk pembelian tiket mulai 5 Maret 2026. Sebelumnya, sejak 1 Maret 2026, jatah A320 domestik sempat dipangkas menjadi 10 kg, lalu dibatalkan beberapa hari kemudian, seperti dilaporkan Bisnis.com. Tambahan 5 kg untuk anggota LinkMiles hanya berlaku bila tiket dibeli lewat aplikasi atau situs Citilink dalam keadaan login.

Ukuran kabin juga terbagi dua kelompok. Lion Air dan Batik Air memakai 40×30×20 cm menurut halaman bantuan grup Lion Air. Citilink A320 dan AirAsia memakai 56×36×23 cm. Koper yang pas di Citilink belum tentu lolos di gerbang Lion Air.

Untuk Batik Air, Super Air Jet, dan Pelita Air, jatah bagasi tercatat gratis tidak bisa diverifikasi dari situs resminya per 6 November 2026. Ketiga situs menolak akses, sedangkan agen perjalanan daring memuat angka yang saling bertentangan. Untuk tiga maskapai ini, cek rincian bagasi di halaman pemesanan sebelum membayar.

Kenapa Maskapai Murah Boleh Memberi 0 Kg

Banyak artikel masih menyebut Permenhub PM 185 Tahun 2015 sebagai dasar jatah 20 kg dan 15 kg. Database peraturan JDIH BPK mencatat aturan itu sudah tidak berlaku karena dicabut PM 30 Tahun 2021 tentang standar pelayanan minimal penumpang angkutan udara.

Menurut CNBC Indonesia (12 September 2026), PM 30/2021 memberi ruang bagi maskapai berbiaya rendah untuk menetapkan bagasi tercatat gratis mulai 0 kg. Karena itu, harga tiket termurah di aplikasi kadang belum termasuk bagasi sama sekali. Periksa ikon koper pada pilihan tarif, bukan hanya nama maskapainya.

Baca Juga:  Cara ke Karimunjawa dari Jepara dan Semarang

Simulasi Keluarga Empat Orang Pulang Kampung

Contoh simulasi Sekali.id: keluarga dua dewasa dan dua anak berkursi membawa empat koper masing-masing 15 kg, ditambah oleh-oleh 12 kg. Dalam simulasi ini, total bagasi tercatatnya 72 kg. Jatah gratis rombongan dihitung dari jatah per orang dikali empat, sesuai angka resmi di tabel atas.

  • Garuda ekonomi: jatah 4 koper × 23 kg (siaran pers Garuda). Simulasi: bila oleh-oleh dibagi rata sehingga tiap koper sekitar 18 kg, keluarga ini tidak membayar apa pun.
  • Citilink A320 dengan LinkMiles: simulasi jatah 4 × 20 kg = 80 kg, jadi masih ada sisa 8 kg.
  • Citilink A320 tanpa login: simulasi jatah 4 × 15 kg = 60 kg, kelebihan 12 kg.
  • Lion Air atau Citilink ATR: simulasi jatah 4 × 10 kg = 40 kg, kelebihan 32 kg.
Grafik total jatah bagasi tercatat gratis empat penumpang per maskapai domestik
Jatah bagasi gratis empat penumpang per maskapai/Grafik: Sekali.id, data siaran pers Garuda, Citilink, Lion Air

Tarif per kg tidak dipublikasikan di halaman terbuka maskapai mana pun per 6 November 2026, karena harganya muncul per rute saat memesan. Bila tarifnya Rp50.000 per kg (angka asumsi, bukan tarif resmi), kelebihan 12 kg di Citilink menjadi Rp600.000. Kelebihan 32 kg di Lion Air menjadi Rp1.600.000.

Kalkulator di bawah memakai jatah resmi tiap maskapai, baik untuk bagasi tercatat maupun pengingat batas bagasi pesawat kabin 7 kg yang tidak ikut dihitung. Isi kolom tarif dengan harga per kg yang tampil di aplikasi saat kamu memesan.

Kalkulator Kelebihan Bagasi Rombongan

Hitung berapa kilogram bagasi tercatat yang melebihi jatah gratis rombongan, lalu perkiraan biayanya memakai tarif per kg yang tampil di aplikasi maskapai saat kamu memesan.

Jatah gratis rombongan60
Kelebihan (kg)12
Perkiraan biaya kelebihanRp600.000

Jatah dari siaran pers Garuda (13 Jul 2026), Citilink (Bisnis.com 5 Mar 2026), dan Lion Air (siaran pers via Bloomberg Technoz 3 Jul 2025). Tarif per kg tidak dipublikasikan maskapai di halaman terbuka per 6 Nov 2026; angka bawaan Rp50.000 hanya asumsi simulasi. Garuda menghitung per koper, jadi satu koper di atas 23 kg tetap kena biaya walau total rombongan masih di bawah jatah.

Baca Juga:  Jadwal Lengkap Kapal Pelni KM Sirimau Maret 2026

Contoh dengan angka bawaan kalkulator: jatah Citilink A320 15 kg, empat penumpang, total bagasi 72 kg, dan tarif asumsi Rp50.000 per kg menghasilkan kelebihan 12 kg dengan perkiraan biaya Rp600.000. Hasil kalkulator adalah simulasi, bukan tagihan pasti, karena Garuda menghitung per koper dan maskapai bisa menolak koper yang terlalu berat.

Beli Bagasi di Muka atau Bayar di Bandara

Beli di muka hampir selalu lebih murah. Data publik terakhir yang merinci selisihnya datang dari siaran pers grup Lion Air, dikutip Kontan pada 31 Agustus 2019. Saat itu, bagasi prabayar Jakarta–Yogyakarta Rp17.000 per kg, sedangkan di konter bandara Rp24.000 per kg. Dengan kata lain, harga prabayarnya sekitar 29% lebih murah.

Angka 2019 itu jelas sudah usang, tetapi polanya masih dipakai. CNBC Indonesia (12 September 2026) menulis bahwa bagasi prabayar Lion Air dijual di situs atau aplikasi dengan harga lebih rendah daripada di konter. Pada 2019, paket prabayar tersedia dalam ukuran 5, 10, 15, dan 20 kg, dan bisa dibeli paling lambat enam jam sebelum berangkat.

Koper hitam dan biru di ban berjalan area pengambilan bagasi bandara
Koper di ban berjalan pengambilan bagasi bandara/Foto: Alexander Schimmeck/Unsplash (Unsplash License)

Ada satu catatan pajak untuk musim ini. Lampiran PMK 77/2026 menyebutkan PPN yang ditanggung pemerintah hanya untuk tarif dasar dan fuel surcharge tiket ekonomi domestik. Bagasi tambahan tetap dikenai PPN, walau tiketnya terbang di periode insentif. Rincian insentif itu kami bahas di panduan tiket pesawat murah November 2026.

Power Bank dan Barang yang Dibatasi

Power bank wajib dibawa di kabin dan dilarang masuk bagasi tercatat. Aturannya masih mengacu pada SE 015 Tahun 2018 Ditjen Perhubungan Udara, seperti dijelaskan ulang UPBU Tanjung Harapan Ditjen Perhubungan Udara pada 14 Agustus 2026.

  • Kapasitas sampai 100 Wh boleh dibawa.
  • Kapasitas 100–160 Wh perlu izin maskapai, maksimal 2 unit menurut SE 015/2018.
  • Kapasitas di atas 160 Wh dilarang.
  • Power bank tidak boleh dipakai mengisi daya selama penerbangan.
Power bank hitam tersambung kabel ke ponsel dan wadah earbud nirkabel
Power bank mengisi daya ponsel dan earbud/Foto: Atharva Whaval/Unsplash (Unsplash License)

Kapasitas power bank biasanya tertulis dalam mAh. Cari angka Wh di badan power bank; bila tidak ada, petugas bisa menahannya. Koper pintar di Citilink juga hanya diterima bila baterainya bisa dilepas, menurut arsip situs resminya tahun 2024.

Oleh-oleh berkuah, sambal botolan, dan madu sebaiknya masuk bagasi tercatat. Cairan di tas kabin dibatasi saat pemeriksaan keamanan, dan aturan rincinya bisa berbeda antarbandara. Bungkus rapat dengan plastik berlapis agar tidak merembes ke koper penumpang lain.

Yang Perlu Disiapkan Sebelum Berangkat Nataru

Kementerian Perhubungan menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Nataru pada 18 Desember 2026 hingga 6 Januari 2027, menurut rilis kemenhub.go.id tanggal 2 November 2026. Pada rentang itu, antrean konter check-in biasanya paling panjang, apalagi bagi penumpang yang membayar kelebihan bagasi di tempat.

  • Timbang koper di rumah. Pastikan tidak ada koper Garuda yang melewati 23 kg, karena hitungannya per koper.
  • Beli bagasi tambahan saat memesan atau lewat menu kelola pesanan, jangan menunggu di konter.
  • Ukur koper kabin. Untuk Lion Air dan Batik Air, batasnya 40×30×20 cm.
  • Datang lebih awal. Menurut arsip situs resmi Citilink tahun 2024, konter check-in tutup 30 menit sebelum berangkat. Cek batas waktu di e-tiket karena tiap maskapai berbeda.

Untuk daftar barang yang muat dalam 7 kg, lihat trik mengemas barang kabin 7 kg. Aturan bagasi maskapai sering berubah, seperti Citilink yang mengubahnya dua kali dalam seminggu pada Maret 2026. Cek ulang halaman pemesanan seminggu sebelum terbang.

Baca Lainnya 😉