Itinerary Liburan Hemat: Cara Menyusun Rencana Perjalanan Realistis

Menyusun rencana perjalanan dengan peta dan catatan/Foto: rawpixel/Wikimedia Commons (CC0)

Sekali.id – Itinerary liburan hemat disusun dari anggaran per malam, bukan dari daftar tempat viral. Patokannya data BPS 2024: rata-rata Rp2,31 juta per perjalanan selama 3,74 malam. Setelah angka itu dikunci, pilih tanggal di luar puncak keramaian, pesan transport termahal lebih dulu, lalu batasi tiga titik per hari dalam satu kawasan.

Kesalahan yang paling sering terlihat justru kebalikannya: daftar 15 tempat dibuat dulu, biaya dihitung belakangan, lalu hari kedua habis di jalan. Panduan ini merangkum cara menyusun itinerary domestik yang muat di dompet dan masuk akal di jam, dengan data resmi terbaru per Oktober 2026.

Mulai dari Angka BPS, Bukan Daftar Tempat

Menurut publikasi BPS Statistik Wisatawan Nusantara 2024, rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara adalah Rp2,31 juta per perjalanan. Lama perjalanannya rata-rata 3,74 malam, lebih pendek daripada 4,25 malam pada 2023.

Dibagi rata, angka BPS itu setara sekitar Rp618 ribu per malam (hitungan redaksi: Rp2.312.380 ÷ 3,74). Pakai angka ini sebagai garis tengah. Di bawahnya berarti hemat, jauh di atasnya berarti ada pos yang perlu dicek.

Grafik batang pengeluaran rata-rata per perjalanan wisatawan nusantara 2024 menurut pos: angkutan, akomodasi, makan-minum, cinderamata, belanja, pemandu
Pengeluaran rata-rata per perjalanan wisatawan nusantara 2024/Grafik: Sekali.id, data BPS

Tiga pos menelan porsi terbesar dalam data BPS yang sama. Angkutan Rp513,94 ribu (22,23%), akomodasi Rp488,59 ribu (21,13%), dan makan-minum Rp443,34 ribu (19,17%). Totalnya 62,53% dari pengeluaran. Batang “pos lain” di grafik adalah sisa total yang tidak dirinci per jenis.

Pos yang paling mudah bocor justru yang kecil-kecil. Cinderamata Rp229,24 ribu ditambah belanja Rp183,17 ribu sudah sekitar 17,8% dari total pengeluaran BPS (hitungan redaksi), kira-kira empat perlima biaya penginapan.

Proporsi itu bisa langsung jadi rumus itinerary liburan hemat. Simulasi redaksi untuk anggaran Rp2 juta, 3 hari 2 malam: transport sekitar Rp445 ribu, penginapan Rp423 ribu, dan makan Rp383 ribu. Sisa Rp749 ribu dalam simulasi ini dipakai untuk tiket masuk, oleh-oleh, serta dana darurat. Anggaran ini setara Rp1 juta per malam, di atas patokan BPS, karena perjalanan pendek tetap menanggung ongkos transport pulang-pergi penuh.

Baca Juga:  7 Aktivitas Outdoor di Malang, Update Harga & Lokasi

Contoh nyata pembagian semacam ini bisa dilihat di rincian budget liburan ke Malang 3 hari. Polanya sama: biaya tetap dihitung dulu, jalan-jalan menyusul.

6 Langkah Menyusun Itinerary Hemat

Urutannya penting. Langkah awal menentukan harga, langkah akhir menentukan apakah liburanmu terasa santai atau seperti lomba lari.

1. Pilih Tanggal di Luar Puncak Keramaian

Data BPS untuk 2025 mencatat 1,20 miliar perjalanan wisatawan nusantara, naik 17,55% dari 2024. Bulan teramai adalah April 2025 dengan 128,59 juta perjalanan karena bertepatan dengan Lebaran, disusul Desember dengan 105,98 juta.

Bulan tersepi menurut rilis BPS yang sama adalah Maret 2025, 88,91 juta perjalanan, saat sebagian besar orang menjalani puasa Ramadan. Artinya sederhana: tiket dan kamar paling mudah didapat ketika orang lain sedang tidak bepergian.

Kalau cuti hanya bisa diambil saat tanggal merah, cek dulu daftar libur nasional dan cuti bersama 2027. Pilih long weekend yang tidak menempel pada Lebaran atau Natal.

2. Kunci Transport Termahal Lebih Dulu

Lokomotif merah-putih menarik rangkaian Kereta Api Sembrani di peron Stasiun Gambir pada malam hari dengan Tugu Monas di latar belakang
Kereta Api Sembrani di Stasiun Gambir, Jakarta/Foto: Gaudi Renanda/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Angkutan adalah pos terbesar, jadi tiket pulang-pergi dipesan sebelum penginapan. Untuk liburan, BPS mencatat 63,55% perjalanan memakai kendaraan pribadi, 14,99% bus, 11,61% kereta api, dan hanya 3,05% pesawat.

Tiket kereta jarak jauh dijual mulai H-45 sebelum keberangkatan, skema yang menurut KAI belum berubah per Januari 2026 seperti dikutip media nasional. Masukkan tanggal H-45 itu ke kalender ponsel, terutama untuk kereta ekonomi yang cepat habis.

Tiket pesawat ekonomi domestik bergerak di antara dua batas. Permenhub PM 20 Tahun 2019 menetapkan tarif batas bawah paling rendah 35% dari tarif batas atas. Harga promo ada di rentang bawah itu, dan biasanya hilang lebih dulu saat musim ramai.

Baca Juga:  10 Tips Underwater Fotografi, Dari HP hingga GoPro

3. Kelompokkan Tempat per Kawasan

Bagi tujuan menjadi kawasan, misalnya Jogja kota, Jogja utara, dan Gunungkidul. Satu hari cukup satu kawasan. Cara ini dipakai di itinerary Jogja 3 hari 2 malam tanpa bolak-balik, dan hasilnya terasa di ongkos bensin serta tenaga.

Penginapan sebaiknya berada di kawasan yang paling sering dilewati. Misalnya, kamar yang Rp50 ribu lebih murah di pinggiran bisa kalah oleh ongkos ojek daring dua kali sehari.

4. Batasi Tiga Titik per Hari

Tiga titik per hari sudah padat: satu tempat utama pagi, satu siang, satu santai sore. Tambahkan 30 menit cadangan di tiap perpindahan, karena parkir, antre tiket, dan cari makan jarang tercatat di peta.

Tapi bukankah rugi sudah jauh-jauh datang hanya melihat tiga tempat? Tidak juga. Tempat keempat biasanya dikunjungi dengan badan capek dan jam buka yang tinggal sebentar, jadi nilainya paling rendah.

5. Cek Hari Tutup Sebelum Menyusun Urutan

Banyak museum libur di hari Senin. Contohnya Museum Nasional Indonesia di Jakarta, yang tutup setiap Senin dan hari libur nasional menurut laman resmi museum.

Sejak 1 April 2026, museum itu buka Selasa–Kamis pukul 08.00–18.00. Jumat–Minggu jam bukanya lebih panjang, pukul 08.00–20.00.

Tiket dewasa WNI di museum itu Rp50.000 menurut laman yang sama. Catat jam tutup dan harga seperti ini di satu kolom itinerary, lalu taruh tempat yang tutup lebih awal di pagi hari.

6. Siapkan Rencana Cadangan Hujan

Liburan akhir tahun dan awal tahun depan jatuh di musim hujan. Halaman prediksi musim hujan 2026/2027 BMKG mencatat puncak hujan bergeser bulan demi bulan. Desember 2026 di 155 zona musim, Januari 2027 di 162 zona, dan Februari 2027 di 190 zona.

Baca Juga:  Itinerary Solo 2 Hari 1 Malam: Rute Klasik & Spot Baru 2026
Grafik batang jumlah zona musim dengan puncak hujan pada Desember 2026, Januari 2027, dan Februari 2027 menurut BMKG
Puncak musim hujan 2026/2027 per bulan/Grafik: Sekali.id, data BMKG

Siaran pers BMKG menyebut puncak Februari 2027 meliputi sebagian besar Jawa, Bali, dan NTT. Jadi setiap hari di itinerary perlu satu pilihan dalam ruangan: museum, pasar, kafe, atau kelas masak di kawasan yang sama.

Taruh kegiatan luar ruang di pagi hari. Di banyak daerah hujan lebih sering turun siang hingga sore, dan rencana pagi masih bisa selesai sebelum langit gelap.

Template 3 Hari 2 Malam yang Bisa Disalin

Tabel ini kerangka kosong, bukan rute satu kota. Isi tiap sel dengan tempat di kawasan yang sama, Sobat Sekali, lalu pindahkan ke catatan ponsel.

HariPagiSiangSore–MalamCadangan Hujan
Hari 1 (tiba)Perjalanan, titip tas di penginapanMakan siang dekat penginapan1 tempat santai di pusat kotaPasar atau pusat oleh-oleh
Hari 2 (kawasan jauh)Tempat alam/luar ruang utamaKuliner lokal di kawasan itu1 titik sore, pulang sebelum gelapMuseum atau kafe di kawasan itu
Hari 3 (pulang)1 tempat dekat penginapanCheck-out, makan siangKe stasiun/bandara 2 jam lebih awalBelanja oleh-oleh di dekat stasiun

Hari pertama dan terakhir sengaja ringan. Perjalanan jauh biasanya memakan setengah hari, jadi jangan menaruh tempat andalan di dua hari itu.

Pengunjung berjalan dan duduk di bangku trotoar Malioboro, Yogyakarta, yang teduh oleh pepohonan pada siang hari
Pengunjung di trotoar Malioboro, Yogyakarta/Foto: Indonesiagood/Wikimedia Commons (CC BY 3.0)

Ruas pejalan kaki seperti Malioboro cocok jadi isi kolom sore hari pertama. Tidak perlu tiket, dekat penginapan, dan bisa ditinggal kapan saja kalau badan masih lelah.

Satu kebiasaan kecil membantu: tulis total biaya di baris paling bawah catatan, lalu bandingkan dengan patokan Rp618 ribu per malam hasil hitungan redaksi dari data BPS tadi. Selisih besar adalah tanda untuk memangkas satu titik, bukan menambah utang kartu kredit.

Malam ini, buka kalender, tandai tanggal H-45 dari rencana berangkatmu, dan tulis angka anggaran per malam di baris pertama catatan liburan.

Baca Lainnya 😉