Wisata Pulau Maratua Berau: Cara ke Sana dan Aktivitas Seru

wisata Pulau Maratua Berau

Wisata Pulau Maratua Berau cocok untuk kamu yang ingin menikmati laut jernih, snorkeling, diving, pantai, hingga gua karst dalam satu perjalanan. Pulau ini berada di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dan dapat dicapai melalui penerbangan menuju Bandara Maratua atau perjalanan laut dari Tanjung Redeb.

Saat dicek pada September 2026, rute Wings Air Berau–Maratua tersedia tiga kali seminggu, sedangkan Jadesta mencantumkan speedboat reguler Tanjung Redeb–Maratua setiap hari.

Karena perjalanan ke pulau sangat dipengaruhi jadwal transportasi dan kondisi laut, cek ulang tiket, speedboat, serta prakiraan BMKG sebelum menyusun itinerary final.

Supaya perjalanan tidak berhenti sebagai daftar tempat yang ingin dikunjungi, gunakan panduan berikut untuk memilih rute, aktivitas, penginapan, durasi, dan budget yang paling sesuai.

Pulau Maratua Berau Itu Seperti Apa?

Eksplor Pulau Maratua – Hidden Gem Derawan Kaltim | Berita Kaltimdaily.com
Sumber: kaltimdaily.com

Pulau Maratua merupakan destinasi wisata bahari di Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, yang menjadi bagian dari gugusan Kepulauan Derawan. Kawasan ini juga masuk dalam kawasan Segitiga Terumbu Karang dunia sehingga aktivitas bahari menjadi daya tarik utamanya.

Aktivitas di Maratua tidak hanya sebatas bermain di pantai. Kamu bisa snorkeling, diving, menikmati laguna, menjelajahi gua, melihat penyu, hingga mengunjungi kawasan sekitar seperti Kakaban dan Sangalaki.

Pulau ini memiliki bentuk menyerupai huruf U atau bulan sabit sehingga bagian dalamnya membentuk laguna, sementara sisi luarnya berhadapan dengan perairan yang lebih dalam.

Selain wisata bawah laut, Maratua mempunyai wisata darat seperti Gua Halo Tabung, Gua Gumantung, pantai, trekking, serta kampung yang dihuni masyarakat lokal.

Salah satu keuntungan Maratua adalah pilihan aktivitasnya cukup fleksibel. Kalau kamu bukan penyelam, snorkeling dan island hopping sudah cukup untuk menikmati karakter destinasi ini. Sementara bagi diver, terdapat sejumlah spot penyelaman yang menjadi daya tarik tersendiri.

Cara ke Pulau Maratua, Pilih Rute yang Paling Masuk Akal

Wisata dan Liburan 2026 di Pulau Maratua, Indonesia - Tripadvisor
Sumber: tripadvisor.co.id

Dua rute paling praktis saat ini adalah penerbangan dari Bandara Kalimarau menuju Bandara Maratua atau speedboat reguler dari Dermaga Sanggam di Tanjung Redeb.

Opsi 1: Terbang dari Berau ke Maratua

Rute paling praktis saat ini adalah terbang dari Bandara Kalimarau ke Bandara Maratua atau naik speedboat dari Dermaga Sanggam di Tanjung Redeb. Rute penerbangan Kalimarau–Maratua memang tersedia, tetapi frekuensinya terbatas. Data Ditjen Perhubungan Udara saat ini mencatat rute Kalimarau–Maratua menggunakan pesawat Cessna 208 dengan frekuensi satu kali per minggu.

Untuk penerbangan, pilihan ini cocok kalau kamu ingin memangkas waktu perjalanan dan mendapatkan jadwal yang pas. Namun, karena frekuensinya terbatas, sebaiknya cek jadwal maskapai terlebih dahulu sebelum membeli tiket pesawat utama.

Opsi 2: Speedboat dari Dermaga Sanggam

Alternatifnya adalah jalur laut. Dari Tanjung Redeb, kamu bisa menuju Dermaga Sanggam lalu melanjutkan perjalanan dengan speedboat. Waktu tempuh umumnya sekitar 2,5–3,5 jam dan dapat lebih lama ketika kondisi laut kurang bersahabat.

Baca Juga:  15 Tempat Wisata di Bogor Seperti Luar Negeri, Wajib Dikunjungi!

Data Desa Wisata Payung-Payung mencantumkan tarif speedboat reguler Maratua–Tanjung Redeb sebesar Rp310.000 per orang. Data tarif tersebut tercantum pada sumber yang diakses September 2026, tetapi tetap sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum berangkat.

Rute Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Pilih penerbangan BEJ–RTU jika jadwalnya cocok dan kamu mengejar efisiensi waktu.

Pilih speedboat dari Tanjung Redeb jika jadwal perjalanan lebih fleksibel atau penerbangan Maratua tidak cocok dengan tanggalmu.

Untuk grup, charter boat bisa masuk perhitungan karena biaya dapat dibagi beberapa orang.

Prinsip yang lebih penting daripada mencari ā€œrute terbaikā€ adalah menyelaraskan jadwal masuk dan keluar pulau terlebih dahulu, baru membeli penerbangan menuju Berau.

Aktivitas Wisata yang Layak Diprioritaskan

Hal-Hal yang Bisa Dilakukan Saat Berwisata ke Pulau Maratua
Sumber: phinemo.com

Kalau waktu liburan terbatas, jangan mencoba memasukkan semua aktivitas sekaligus. Prioritaskan pengalaman yang paling sesuai dengan gaya perjalananmu.

Snorkeling dan Diving

Dunia bawah laut merupakan daya tarik utama Maratua. Jadesta mencantumkan spot seperti Turtle Traffic, Mid Reef, Jetty Dive, Eel Garden, dan Hanging Garden di kawasan Payung-Payung.

Turtle Traffic merupakan salah satu pilihan yang relatif mudah dikenal karena konsentrasi penyu. PADI mencantumkan Open Water Diver sebagai training yang berguna untuk lokasi tersebut, dengan kedalaman maksimum yang tercantum sekitar 15 meter.

Sebaliknya, jangan menyamakan seluruh lokasi selam sebagai spot pemula. Jadesta menyebut beberapa lokasi di kawasan Kakaban memerlukan Advanced Open Water Diver karena kedalaman atau arus, sedangkan The Channel di Maratua dikenal memiliki arus kuat dan direkomendasikan untuk diver berpengalaman.

Jangan memilih dive site hanya karena foto barakudanya lebih dramatis. Sertifikat, pengalaman, arus, dan briefing operator jauh lebih menarik daripada menjalani evakuasi di tengah liburan.

Goa Halo Tabung

Gua Halo Tabung merupakan kolam air payau dalam formasi karst di Payung-Payung dan menjadi salah satu wisata darat utama Maratua.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan bahwa cekungan karst Gua Halo Tabung memiliki kedalaman sekitar 25 meter, dengan air payau yang berasal dari resapan laut dan berubah mengikuti pasang-surut.

Jadesta saat ini menampilkan tiket mulai Rp30.000, tetapi harga sebaiknya dikonfirmasi kembali menjelang kunjungan.

Gua Gumantung

Gua Gumantung cocok jika kamu ingin melihat sisi Maratua yang berbeda dari laut terbuka. Destinasi ini berada di kawasan Teluk Alulu dan menawarkan danau air payau yang dikelilingi bentang karst.

Gua Gumantung baru dikembangkan untuk wisata dalam beberapa tahun terakhir sehingga informasi tiket dan akses lebih mudah berubah.

Kehe Daing

Kehe Daing menawarkan pengalaman berbeda dari snorkeling di laut terbuka. Beberapa paket wisata memasukkannya sebagai lokasi snorkeling, menikmati laguna, atau menjelajahi kawasan sekitar.

Island Hopping ke Kakaban dan Sangalaki

Kalau memiliki waktu cukup, pertimbangkan paket island hopping. Danau Kakaban terkenal dengan ubur-ubur yang tidak menyengat, sementara Sangalaki dikenal dengan kawasan penyu dan Manta Point.

Baca Juga:  Cari Kolam Renang Hotel untuk Umum di Bekasi? Ini Listnya!

Pantai, Kampung, dan Gunung Putih

Tidak semua waktu di Maratua perlu diisi aktivitas air. Payung-Payung dan Teluk Harapan memiliki pantai, area snorkeling, jalan kampung, serta titik menikmati sunrise atau sunset. Jadesta juga mencantumkan Gunung Putih sebagai salah satu atraksi Payung-Payung.

Penginapan, Budget, dan Berapa Hari Ideal?

Untuk menikmati Maratua tanpa terlalu terburu-buru, 3 hari 2 malam sudah cukup sebagai perjalanan singkat. Namun, kalau ingin lebih santai atau fokus diving, menambah satu atau dua malam akan membuat itinerary lebih nyaman.

Pilihan penginapan juga cukup beragam, mulai dari homestay hingga resort. Sebagai gambaran, pencarian akomodasi Maratua pada September 2026 menunjukkan harga mulai sekitar Rp1,34 juta per kamar per malam, sedangkan beberapa resort berada di kisaran Rp1,7–3,2 juta atau lebih, tergantung properti dan tanggal menginap. Harga dapat berubah berdasarkan musim dan ketersediaan.

Untuk budget perjalanan, jangan hanya menghitung harga kamar. Masukkan juga:

  • Tiket pesawat menuju Berau.
  • Transportasi dari bandara ke Tanjung Redeb.
  • Speedboat menuju Maratua.
  • Penginapan.
  • Makan.
  • Sewa alat snorkeling atau diving.
  • Biaya island hopping.
  • Tiket masuk atau aktivitas tertentu.
  • Dana cadangan.

Sebagai pembanding, paket open trip kawasan Derawan yang mencakup Maratua, Kakaban, dan Sangalaki selama 3H2M tersedia sekitar Rp2,3 juta per orang pada September 2026, belum tentu termasuk tiket pesawat dari kota asal. Paket lain yang mencakup lebih banyak fasilitas berada di kisaran Rp2,5 juta atau lebih.

Artinya, untuk backpacker, membandingkan biaya perjalanan mandiri dengan open trip cukup penting. Kalau pergi sendiri atau berdua, open trip bisa lebih praktis karena transportasi laut dan aktivitas sudah diatur.

Contoh Itinerary Maratua 3 Hari 2 Malam

Hari 1: Tanjung Redeb – Maratua

Pagi atau siang: tiba di Berau dan menuju Tanjung Redeb.

Siang: melanjutkan perjalanan menggunakan speedboat menuju Maratua.

Sore: check-in penginapan dan menikmati suasana sekitar.

Sore menjelang malam: santai di pantai atau menikmati sunset.

Malam: makan malam dan istirahat.

Hari 2: Eksplorasi Maratua dan Sekitarnya

Pagi: sarapan dan berangkat island hopping.

Pagi–siang: snorkeling di Maratua, mengunjungi Kehe Daing atau Goa Halo Tabung sesuai kondisi lapangan.

Siang: makan dan melanjutkan perjalanan menuju Kakaban.

Sore: menikmati Danau Kakaban dan snorkeling sesuai kondisi serta aturan lokasi.

Jika itinerary memungkinkan, perjalanan dapat dilanjutkan ke Sangalaki atau spot lain.

Malam: kembali ke penginapan dan beristirahat.

Hari 3: Maratua – Tanjung Redeb

Pagi: sarapan dan menikmati waktu terakhir di sekitar penginapan.

Pagi–siang: check-out dan kembali menuju Tanjung Redeb.

Siang: tiba di Tanjung Redeb dan melanjutkan perjalanan menuju Bandara Kalimarau.

Untuk itinerary berbasis paket, urutan destinasi dapat berbeda. Beberapa operator memang menempatkan Maratua, Kakaban, dan Sangalaki dalam satu hari eksplorasi. Jadwal juga dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan laut.

Baca Juga:  7 Hotel Kids Friendly di Jogja 2026: Fasilitas Lengkap!

Catatan harga: contoh harga di atas menggunakan data yang tersedia pada September 2026. Tarif transportasi, penginapan, dan paket wisata dapat berubah sewaktu-waktu.

Kapan Waktu Terbaik ke Maratua?

Waktu terbaik ke Maratua sangat berkaitan dengan kondisi laut. Karena sebagian besar aktivitas mengandalkan perjalanan speedboat, snorkeling, dan diving, cuaca perlu menjadi pertimbangan utama.

Sebaiknya jangan hanya melihat prediksi hujan. Perhatikan juga kondisi angin dan gelombang menjelang keberangkatan. Jika laut sedang kurang bersahabat, perjalanan speedboat bisa lebih lama dan beberapa aktivitas laut dapat berubah atau dibatalkan. Operator wisata juga dapat mengubah itinerary berdasarkan kondisi lapangan.

Karena itu, jangan membuat jadwal penerbangan pulang terlalu mepet dengan jadwal speedboat. Berikan jeda waktu yang cukup untuk mengantisipasi keterlambatan perjalanan laut. Kalau tujuan utamamu adalah snorkeling atau diving, tanyakan kondisi laut dan jadwal aktivitas kepada operator sebelum berangkat.

Tips agar Wisata Maratua Lebih Nyaman

Sebelum berangkat, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu siapkan. Pertama, cek jadwal penerbangan dan speedboat lebih awal, terutama jika memilih penerbangan langsung ke Maratua karena frekuensinya terbatas. Kedua, siapkan perlengkapan untuk aktivitas air seperti pakaian renang, dry bag, sunscreen, dan obat pribadi.

Ketiga, bawa uang cadangan. Jangan mengandalkan pembayaran digital sepenuhnya karena fasilitas di pulau tidak selalu sama seperti di kota besar. Keempat, ikuti arahan guide saat snorkeling, diving, atau mengunjungi lokasi wisata. Kondisi laut dapat berubah dan beberapa area memiliki aturan konservasi yang perlu dipatuhi.

Kalau kamu bepergian sendiri, pastikan juga membawa perlengkapan penting dan memberi tahu orang terpercaya mengenai itinerary perjalanan. Kamu bisa membaca panduan barang wajib solo travelling sebelum berangkat.

Sementara itu, jika ingin bepergian sendirian ke destinasi seperti Maratua, kamu juga bisa melihat panduan tips solo traveling agar tidak ribet untuk membantu menyiapkan perjalanan.

Maratua Cocok untuk Perjalanan seperti Apa?

Wisata Pulau Maratua Berau paling cocok untuk kamu yang memang ingin menikmati wisata bahari dan tidak keberatan mengalokasikan waktu lebih untuk perjalanan. Kalau ingin praktis, penerbangan langsung Kalimarau–Maratua bisa menjadi pilihan ketika jadwalnya sesuai. Kalau ingin lebih fleksibel atau pergi bersama rombongan, perjalanan speedboat dari Tanjung Redeb bisa dipertimbangkan.

Untuk kunjungan pertama, 3 hari 2 malam sudah cukup untuk merasakan Maratua dan beberapa destinasi di sekitarnya. Namun, jika ingin diving lebih banyak atau menikmati pulau dengan ritme santai, menambah durasi perjalanan tentu lebih ideal. Yang paling penting, jangan hanya mengejar sebanyak mungkin tempat. Pilih rute, aktivitas, dan durasi yang sesuai dengan budget serta kondisi perjalananmu agar Maratua bisa dinikmati tanpa terasa terburu-buru.

Temukan lebih banyak inspirasi destinasi, itinerary, dan tips liburan praktis lainnya hanya di Sekali.id. Siapkan perjalananmu dan nikmati Maratua tanpa ribet!

Baca Lainnya šŸ˜‰