

Sekali.id – Ada nggak cafe 24 jam di Bandung yang tidak perlu naik ke Lembang? Ada, Sobat Sekali, dan beberapa justru di tengah kota: Braga, Dago bawah, Jalan Riau, sampai Kiara Artha.
Enam kafe di bawah ini tercatat Buka 24 jam di Google Maps saat kami cek pada 2 Oktober 2026. Sebagai pembanding, Rooftop Coffee di Jalan Pajajaran yang masih sering masuk daftar serupa kini tercatat buka mulai pukul 10.00.
Kisaran harga adalah tarif per orang menurut laporan pengunjung di Google Maps. Urutan di bawah dimulai dari pusat kota ke arah selatan dan utara.
| Cafe | Area | Kisaran per orang | Rating Google |
|---|---|---|---|
| FORK Braga | Braga, Sumur Bandung | Rp50.000–150.000 | 4,6 (3.778) |
| Bober Cafe | Jl. Riau, Bandung Wetan | Rp25.000–50.000 | 4,2 (4.916) |
| SUGU Cafe | Juanda, Bandung Wetan | Rp50.000–150.000 | 4,4 (1.457) |
| Saé Coffee | Jl. Aceh, Hotel Janévalla | Rp25.000–50.000 | 4,8 (32) |
| Monday Co Kiara Artha | Kebonwaru, Batununggal | Rp25.000–50.000 | 4,4 (444) |
| Cloudpath | Siliwangi, Cidadap | Rp25.000–50.000 | 3,5 (238) |

FORK di Jalan Lembong, ujung kawasan Braga, jadi pilihan aman buat yang ingin nongkrong sambil menikmati suasana heritage malam hari. Ulasannya 3.778 dengan rating 4,6.
Harganya termasuk tinggi, Rp50.000–150.000 per orang, karena menunya banyak makanan berat. Salah satu minuman andalan yang dipromosikan akun resminya adalah Hojicha Latte.

Bober di Jalan Riau (LLRE Martadinata) adalah nama lama di peta nongkrong malam Bandung. Jumlah ulasannya hampir 4.900, terbanyak di daftar ini.
Untuk kafe sepopuler ini, kisarannya masih Rp25.000–50.000 per orang. Kalau datang rombongan dan ingin makan berat tanpa bikin dompet tipis, Bober yang paling masuk akal.

SUGU Cafe ada di Jalan Juanda (Dago) nomor 32, area Dago bawah. Selain kopi, SUGU dikenal lewat roti dan pastry dari lini bakery-nya, termasuk twisted sourdough yang dipajang di akun resminya.
Kisarannya Rp50.000–150.000 per orang. Cocok buat sarapan sangat pagi sebelum orang lain bangun.

Saé Coffee menempati lantai M Hotel Janévalla di Jalan Aceh, dan nama akunnya saja sudah memakai embel-embel “24h”. Ruangannya putih bersih dan minimalis.
Ratingnya 4,8, tertinggi di daftar ini, tapi baru dari 32 ulasan. Jujur, angka sekecil itu belum bisa jadi patokan; anggap tempat ini sebagai alternatif tenang di pusat kota.

Monday Co berada di kawasan Kiara Artha Park, Jalan Banten. Bio Instagram resminya terang-terangan menulis “Open 24 Hours”.
Ruangannya berdinding kaca dan lapang, enak buat kerja bareng. Untuk warga Bandung timur dan selatan, ini opsi terdekat dibanding harus ke Dago.

Cloudpath di Jalan Siliwangi, dekat Ciumbuleuit, paling cocok untuk mahasiswa di Bandung utara. Akun resminya rutin mengumumkan acara musik larut malam bertajuk After Hours Till Dawn.
Ratingnya 3,5 dari 238 ulasan, terendah di daftar ini. Kalau kamu sensitif soal suara, cek dulu jadwal acaranya sebelum datang untuk nugas.
Suhu Bandung malam hari bisa cukup dingin untuk duduk lama di area terbuka. Bawa jaket kalau berencana di luar ruangan lewat tengah malam.
Daftar ini sengaja tidak memasukkan kafe di dataran tinggi utara. Untuk itu, Sekali.id sudah punya daftar tempat nongkrong 24 jam di Lembang.