

Sekali.id – Rute itinerary Bali 3 hari 2 malam untuk keluarga di bawah ini total jaraknya cuma 109 km. Namun menurut perkiraan Google Maps, waktu menyetirnya hampir 4 jam, belum termasuk macet di Kuta dan Sanur.
Angka itu yang bikin banyak rencana liburan bareng anak berantakan di hari kedua. Jadi rute ini sengaja dibuat ringan: satu atraksi besar per hari, satu pantai untuk sore, dan harga tiket resmi yang dicek redaksi pada 6 Oktober 2026.
Ambil penerbangan yang mendarat sebelum pukul 13.00 WITA di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Menginaplah di Kuta atau Tuban, karena area ini paling dekat dari bandara dan dari jalur ke Bukit Ungasan di hari ketiga.
Hari pertama sebaiknya tanpa tiket masuk apa pun. Anak yang baru bangun pagi buta untuk mengejar pesawat biasanya butuh tidur siang dulu setelah check-in.

Pantai Jerman di Tuban punya pemecah ombak batu, jadi airnya lebih kalem untuk anak yang mau main di tepi. Pantainya juga tidak sepadat Pantai Kuta, padahal letaknya hanya di selatan Kuta, dekat landasan bandara.
Di awal sampai pertengahan Oktober 2026, matahari di Denpasar terbenam sekitar pukul 18.13 WITA menurut timeanddate. Datanglah sekitar pukul 17.00 supaya anak sempat main pasir sebelum langit berubah oranye.
Langit masih terang sampai sekitar 18.34 WITA. Jadi tidak perlu buru-buru pulang begitu matahari hilang.
Hari kedua adalah hari paling panjang, jadi berangkatlah dari hotel pukul 08.00. Sewa mobil dengan sopir lebih masuk akal di hari ini daripada taksi daring yang dipesan bolak-balik.

Dulu namanya Bali Safari and Marine Park. Sekarang tempat ini dikelola dengan nama Taman Safari Bali, dan domain lamanya sudah dialihkan ke situs Taman Safari.
Lokasinya di Jalan Ida Bagus Mantra Km 19, Serongga, Gianyar. Menurut situs pemesanan resminya, pada hari Senin taman buka pukul 09.00–17.00 WITA.
Tiket domestik paket Safari Legend hari Selasa–Minggu Rp250.000 untuk dewasa dan Rp200.000 untuk anak, sudah termasuk Bali Agung Show. Hari Senin lebih murah: Rp200.000 dewasa dan Rp160.000 anak, tetapi tanpa show itu.
Kategori anak berlaku untuk usia 3–12 tahun, sedangkan balita di bawah 3 tahun masuk gratis. Harga lengkap ada di halaman tiket Taman Safari Bali.
Bawa balita? Kursi roda dan stroller bisa disewa di Main Terminal, tetapi tarifnya tidak dicantumkan pengelola. Saya akan tetap membawa stroller lipat sendiri, karena jalur di dalam taman cukup panjang.

Dari Gianyar, Sanur searah pulang ke selatan, jadi tidak ada jalan memutar. Ombak di Sanur biasanya lebih tenang daripada Kuta, cocok untuk anak yang masih takut air.
Sanur menghadap timur, jadi jangan berharap sunset di sini. Gantinya, sore di Sanur enak untuk jalan di jalur pejalan kaki tepi pantai sambil melihat jukung bersandar.
Untuk makan malam keluarga, daftar restoran keluarga di Bali bisa jadi patokan sebelum kembali ke hotel.
Hari terakhir bergerak ke selatan, ke Bukit Ungasan, lalu kembali ke arah bandara. Titipkan koper di mobil sejak check-out supaya tidak perlu balik ke hotel.

Di portal tiket resmi GWK, tiket reguler untuk kunjungan 10 Oktober 2026 tercatat Rp150.000 per orang. Anak dengan tinggi di bawah 100 cm masuk gratis, jadi aturannya memakai tinggi badan, bukan usia.
Pengelola memperkirakan kunjungan reguler sekitar 2 jam. Area GWK luas dan menanjak, jadi buggy Rp40.000 per orang layak dipertimbangkan bila anak mudah lelah.
Paket Top of Statue Rp400.000 sebenarnya menarik. Namun untuk keluarga dengan anak kecil, saya lebih memilih tiket reguler dan menyimpan selisihnya untuk makan siang.

Pantai Pandawa di Kutuh, Kuta Selatan, terkenal dengan jalan masuk yang membelah tebing kapur. Tiket masuknya Rp15.000 untuk dewasa dan Rp10.000 untuk anak, dengan parkir mobil Rp5.000, sesuai laporan media pada April 2026.
Angka itu belum kami temukan di situs pengelola, dan jam bukanya pun berbeda-beda antarsumber. Cek di loket saat datang dan sisihkan 1–2 jam saja di sini.
Krisna Oleh-oleh di Jl. Sunset Road No.88, Kuta, searah ke bandara dan cocok untuk belanja terakhir. Jam bukanya tidak tercantum di situs resmi, jadi telepon dulu ke +62361750031.
Hitungan redaksi di bawah ini untuk 2 dewasa dan 2 anak usia 5 dan 9 tahun, keduanya lebih tinggi dari 100 cm. Tiket pesawat, hotel, dan makan tidak dimasukkan karena harganya berubah setiap hari.
| Pos biaya | Rincian | Total |
|---|---|---|
| Taman Safari Bali (Selasa–Minggu) | 2 × Rp250.000 + 2 × Rp200.000 | Rp900.000 |
| GWK reguler | 4 × Rp150.000 | Rp600.000 |
| Pantai Pandawa + parkir | 2 × Rp15.000 + 2 × Rp10.000 + Rp5.000 | Rp55.000 |
| Mobil + sopir + BBM | 5 jam (hari 1) + 2 × 12 jam | Rp1.450.000 |
| Jumlah | tiket dan transportasi | Rp3.005.000 |
Tarif mobil memakai harga Avanza dengan sopir dan BBM dari operator Bali Wisata Travel per 6 Oktober 2026: Rp350.000 untuk 5 jam dan Rp550.000 untuk 12 jam. Parkir dan tol belum termasuk.
Datang hari Senin? Tiket safari untuk empat orang turun menjadi Rp720.000, sehingga total di tabel berkurang Rp180.000.
Ada yang bertanya, apakah wisatawan lokal juga harus membayar pungutan turis Bali Rp150.000? Jawabannya tidak.
Pungutan itu berlaku sejak 14 Februari 2024 hanya untuk wisatawan asing menurut Perda Provinsi Bali Nomor 6 Tahun 2023.
Mau lebih hemat? Lewati paket Top of Statue, pilih safari hari Senin, dan ganti mobil hari pertama dengan taksi resmi bandara. Tips lain soal tiket pesawat dan penginapan ada di panduan liburan hemat ke Bali.
Kalau penerbangan pulang baru malam, tambahkan pertunjukan BarAong di amfiteater GWK pukul 18.00–18.30 WITA. Tiket khususnya Rp125.000 dan sudah termasuk akses taman setelah pukul 18.00.
Satu hal yang sering dilupakan: anak yang tingginya hampir 100 cm bisa dihitung bayar di GWK. Ukur tinggi anak di rumah, jangan menebak di depan loket.
Malam ini, Sobat Sekali, coba buka kalender dan cek apakah ada hari Senin di jadwal liburanmu. Satu pergeseran hari itu sudah cukup untuk menghemat tiket safari.